Geliat Milenial Jajaki Bisnis Hingga Pasar Ekspor

Geliat Milenial Jajaki Bisnis Hingga Pasar Ekspor

Pemerintah Indonesia menandatangani moratorium berjangka waktu dua tahun mengenai hutan primer yang mulai berlaku 20 Mei 2011 dan selesai masa berlakunya pada Mei 2013. Setelah habis masa berlakunya, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono memperpanjang moratorium ke dua tahun selanjutnya. Moratorium ini mengimplikasikan pemberhentian sementara dari pemberian izin-izin baru untuk menggunakan area hutan hujan tropis dan lahan bakau di Indonesia. Pada beberapa kesempatan, media internasional melaporkan bahwa moratorium ini telah dilanggar oleh perusahaan-perusahaan Indonesia. Kendati begitu, moratorium ini berhasil membatasi – untuk sementara – ekspansi perkebunan-perkebunan sawit.

Indonesia memiliki ‘mekanisme otomatis’ sehingga ketika harga CPO acuan Pemerintah jatuh di bawah 750 dollar Amerika Serikat per metrik ton, pajak ekspor dipotong menjadi 0%. Ini terjadi di antara Oktober 2014 dan Mei 2016 waktu harga acuan ini jatuh di bawah 750 dollar AS per metrik ton. Perusahaan-perusahaan besar di Indonesia telah atau sedang melakukan investasi-investasi untuk meningkatkan kapasitas penyulingan minyak sawit. Hal ini sesuai dengan ambisi Pemerintah Indonesia untuk mendapatkan lebih banyak penghasilan dari sumber daya alam dalam negeri. Badan Pusat Statistik merilis information yang menunjukkan angka ekspor Indonesia ke Cina dan Amerika Serikat mengalami pertumbuhan pada periode Januari-Mei 2018.

Karenanya, untuk menggairahkan petani porang, Kementan juga memberikan bantuan bibit, pupuk, dan pendampingan kepada petani setempat. Selanjutnya, pemerintah juga menyediakan fasilitas pinjaman modal dengan bunga rendah melalui Kredit Usaha Rakyat . Keberadaan porang tersebut didukung oleh kondisi Indonesia yang merupakan negara tropis sehingga sangat spesifik memiliki kemampuan untuk pembudidayaan porang.

Selama Agustus ini, Lampung telah mengekspor produk pertanian dari berbagai sub sektor. Diantaranya perkebunan, tanaman pangan, hortikultura, kehutanan, dan jenis lainnya dengan whole ekspor pertanian Provinsi Lampung yang dilepas saat event ini mencapai 660,5 miliar rupiah dengan tujuan ke forty seven negara. Calon eksportir baik itu yang akan melaksanakan bisnis ekspor di Indonesia atau bukan juga harus terlebih dahulu menentukan kelayakan ekspor barang terkait dan peraturan khusus yang mungkin berlaku untuk barang tersebut di Indonesia maupun di negara tujuan. Itulah informasi dasar tentang lingkungan perdagangan internasional di Indonesia. Sebagaimana yang sudah Anda ketahui secara umum tentang pasar Indonesia dan spesifikasinya, berikutnya perlu untuk meninjau apa saja produk teratas yang dapat menjadi acuan untuk memulai bisnis ekspor di Indonesia. Beras adalah makanan pokok, tetapi Indonesia juga mengekspor sejumlah besar karet, teh, kopi, dan rempah-rempah.

Ekspor pada hal baru

Umpamanya, Pemerintah Amerika Serikat memberlakukan Lacey Act, Uni Eropa dengan Timber Regulation, Australia dengan Illegal Logging Prohibition Act, dan Jepang dengan Green Konyuho . Perlu digaris bawahi bahwa pembayaran suatu produk di dalam perdagangan internasional dilakukan dengan menggunakan mata uang asing. Kegiatan dumping yang mampu meningkatkan pangsa pasar ini mampu meningkatkan pendapatan devisa ataupun mata uang asing yang didapatkan dari negara asal eksportir. Nah, kegiatan dumping ini mampu meningkatkan dan juga memperluas pangsa pasar. Lebih rendahnya suatu harga produk yang ditawarkan pada pasar luar negeri mampu menarik perhatian pihak importir untuk bisa terjun langsung dalam kegiatan perdagangan internasional. Mereka menjadi sangat tergantung pada kebijakan pemerintah untuk mendukung daya saing mereka di pasar internasional.

Belum lama ini, Kementerian Perdagangan merilis sebuah aplikasi untuk memudahkan kegiatan eksportir ke luar negeri. Melalui aplikasi ini, eksportir akan mendapat informasi seputar peluang pasar baru di luar negeri. Susan menyebutkan, KIARA memiliki catatan bahwa saat ini harga benih Lobster di Vietnam sudah mencapai Rp139 ribu per ekor. Sementara, benih Lobster hasil tangkapan nelayan di Indonesia di saat yang sama dihargai di kisaran Rp3-5 ribu per ekor.

Leave a Reply